Jakarta-RoL — Aliansi Masyarakat untuk Perdamaian (AMP) di Jakarta, Kamis (3/1), menyeru segenap kalangan untuk menghentikan segala bentuk kekerasan.

AMP yang beranggotakan sejumlah organisasi kemasyarakatan seperti Lakpesdam NU, Ansor, Muslimat NU, Fatayat NU, IPNU, IPPNU, PMII, HMI, Korpri, KMHDI, Aman Indonesia, Lapis Budaya, juga menyeru agar tahun 2008 dijadikan sebagai tahun tanpa kekerasan.

“Kami menyeru segenap elemen bangsa menghentikan segala bentuk tindak kekerasan, baik secara langsung maupun tidak langsung, fisik atau nonfisik,” kata Juru Bicara AMP Nashihin Hasan yang juga direktur Lakpesdam NU.

Dikatakannya, seluruh elemen bangsa harus menghormati, bertoleransi, dan berdamai pada setiap perbedaan yang ada di masyarakat, serta bertindak berdasar hukum dan ketentuan yang berlaku.

Sementara kepada aparat negara, AMP menuntut agar mereka berbuat adil dan beradab, serta menegakkan hukum untuk melindungi setiap warga negara tanpa melihat latar belakang agama, keyakinan, etnis, golongan, adat, budaya, jenis kelamin, dan lainnya.

“Aparat negara harus mengusut segala tindak kekerasan yang terjadi di negeri ini dengan adil dan beradab sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Nashihin.

Ditegaskannya, konstitusi Indonesia menjamin hak asasi setiap warga negara dan fakta menunjukkan Indonesia merupakan negara yang majemuk dalam agama, keyakinan, etnis, budaya, dan lainnya.

Menurut Nashihin, pihaknya merasa perlu mengeluarkan seruan tersebut karena berdasar evaluasi yang dilakukan pihaknya, tahun 2007 begitu diwarnai tindak kekerasan, sementara aparat negara terkesan kurang tanggap dalam mengantisipasi maupun menanganinya. [antara/is]