Arsip untuk Agustus, 2009

Ulama NU Belum Satu Kata tentang Bank Syariah

Posted in minat on Agustus 19, 2009 by sahhala

HALAQAH PRA MUKTAMAR

Selasa, 18 Agustus 2009 18:38

Jakarta, NU Online
Para ulama Nahdlatul Ulama (NU) rupanya belum satu kata atau belum memiliki kesamaan pendapat tentang keberadaan bank syariah. Pasalnya, di dalam praktiknya, lembaga keuangan berbasis sistem syariat Islam itu ternyata juga banyak mengalami masalah.

Perbedaan pendapat itu mengemuka dalam Halaqah Pra-Muktamar ke-32 NU Komisi Maudlu’iyah Waqi’iyah yang diikuti utusan pengurus wilayah NU se-Indonesia serta pengurus lembaga, lajnah dan badan otonom NU, di Hotel Bintang, Jakarta, Selasa (18/8).

Baca selebihnya »

Jurnal Ilmiah Belum Menjadi Pilihan

Posted in minat on Agustus 19, 2009 by sahhala

Selasa, 18 Agustus 2009 | 03:58 WIB

Jakarta, Kompas – Jurnal ilmiah belum menjadi wadah utama para dosen dan peneliti untuk memublikasikan hasil penelitian dan pemikiran-pemikiran mereka. Dosen lebih suka menulis untuk bahan seminar atau artikel di media massa yang lebih mudah penggarapannya.

Seperti diungkapkan dosen Planologi Universitas Trisakti, Jakarta, sekaligus Ketua Bidang Kajian dan Perencanaan Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia, Yayat Supriatna, Jumat (14/8), menulis di jurnal ilmiah harus berdasarkan riset atau kajian. Secara umum, kenyataannya, dana riset terbatas. Sebagian riset biasanya merupakan proyek kerja sama peneliti di perguruan tinggi dengan berbagai instansi. ”Penulisan hasil riset proyek tersebut masih harus dimodifikasi untuk dapat termuat di jurnal ilmiah,” ujarnya.

Baca selebihnya »

Pengumuman Penerima Beasiswa Liputan Panjang

Posted in jalan on Agustus 18, 2009 by sahhala

Eka Tjipta Foundation mengumumkan enam orang penerima beasiswa liputan panjang, dari liputan soal burung “trulek Jawa” hingga nasib seorang bocah, kakinya dilindas kereta api akibat penganiayaan bapak sendiri. Masukan enam peserta ini dinilai paling menjanjikan dari total 15 proposal yang masuk.

“Ketika kami membahas semua proposal, saya tak sangka rapat ini berubah menjadi diskusi mendalam dan bermutu. Kami sangat senang bisa mendapatkan proposal-proposal yang kuat. Semua mengesankan. Namun kami toh akhirnya harus menciptakan kriteria dan memilih,” kata San Gunawan, direktur eksekutif Eka Tjipta Foundation.

San Gunawan ikut dalam rapat seleksi bersama Andreas Harsono, Charles Wiriawan dan Fahri Salam. Penjurian didasarkan pada kompetensi pelamar, kelengkapan proposal serta time frame dan biaya.

Baca selebihnya »

Sulit Buat Jurnal Internasional

Posted in minat on Agustus 13, 2009 by sahhala

Kamis, 13 Agustus 2009 | 03:42 WIB

Jakarta, Kompas – Jurnal-jurnal ilmiah yang dikelola perguruan tinggi masih sulit untuk ditingkatkan menjadi jurnal internasional. Peningkatan kualitas dan pembiayaan menjadi persoalan utama.

Direktur Riset dan Kajian Strategis Institut Pertanian Bogor (IPB), Rabu (12/8), Arif Satria menyatakan, ada 28 jurnal di IPB. Empat jurnal berakreditasi nasional dan 11 jurnal dalam proses untuk akreditasi nasional. Sebuah jurnal yang sudah terbit sejak tahun 1994, Jurnal Hayati, sedang diupayakan menjadi jurnal internasional.

Sampul Jurnal Tashwirul Afkar edisi 21. Sampul ini ditambah saya sendiri.

Sampul Jurnal Tashwirul Afkar edisi 21. Sampul ini ditambah saya sendiri.

Arif mengatakan, tidak mudah membuat sebuah jurnal menjadi jurnal internasional. Umumnya, adalah dengan memasukkan jurnal ke dalam situs Spocus, yang merupakan situs web database abstrak dan citation terbesar dengan data bersumber dari literatur-literatur yang dievaluasi oleh peer.

Baca selebihnya »

Pengelola Jurnal Kesulitan Naskah

Posted in minat on Agustus 13, 2009 by sahhala

Sampul Jurnal Tashwirul Afkar edisi 23. Di Komas, sampul ini tidak ada

Sampul Jurnal Tashwirul Afkar edisi 23. Di Kompas, sampul ini tidak ada.

Rabu, 12 Agustus 2009 | 04:05 WIB

Jakarta, Kompas – Sejumlah pengelola jurnal ilmiah di perguruan tinggi mengeluhkan sulitnya mendapatkan naskah-naskah yang bermutu. Selain menghambat pengembangan jurnal ilmiah, kondisi ini sekaligus mencerminkan kualitas penelitian di Tanah Air.

Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Kemitraan Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof Indratmo Soekarno mengatakan, Selasa (11/8), agar berkembang dan mendapatkan akreditasi nasional atau menjadi jurnal internasional, keteraturan terbit sangat penting. Akreditasi nasional, misalnya, mensyaratkan jurnal terbit berturut-turut dua-tiga tahun dan dalam satu seri sekitar 200 halaman.

Baca selebihnya »

Motivasi Menulis Karya Masih Minim

Posted in minat on Agustus 13, 2009 by sahhala

Selasa, 11 Agustus 2009 | 03:35 WIB

Sampul Jurnal Tashwirul Afkar edisi 20

Sampul Jurnal Tashwirul Afkar edisi 20. Di Komas, sampul ini tak ada.

Jakarta, Kompas – Tradisi menulis karya ilmiah dan memublikasikannya di jurnal ilmiah berakreditasi nasional maupun internasional belum sepenuhnya terbentuk di kalangan pengajar di perguruan tinggi. Masih banyak kendala untuk kegiatan tersebut, terutama motivasi yang rendah.

Dr Swastiko Priyambodo dari Institut Pertanian Bogor (IPB) mengatakan, Senin (10/8), motivasi menulis dan memasukkannya ke jurnal ilmiah masih rendah dan sistem yang ada belum mendorong ke arah itu.

Baca selebihnya »

Indonesia: Sour Sally dan Saur Sepuh

Posted in minat on Agustus 6, 2009 by sahhala

saur-sepuh1Tutup mata dan bayangkanlah visualisasi Indonesia. Apa yang tergambar? Batik, Borobudur? Pohon Kelapa? Perempuan coklat? Saur Sepuh? Sekarang buka lagi mata dan tutup lagi: Mall? Fastfood? Bioskop 21? Blackberry? Sour Sally?

Sulit mendapatkan gambaran utuh sintesa masa lalu dan masa kini dalam visualisasi Indonesia demi sebuah national cultural branding. Adakah tipografi yang khas Indonesia? Ornamen? Suara? Bau?

Baca selebihnya »

Kelas Pendidikan Menulis di Pesantren

Posted in minat on Agustus 3, 2009 by sahhala
Kelas Pendidikan Menulis di PP Al-Karimiyah, 2 Agustus 2009

Kelas Pendidikan Menulis di PP Al-Karimiyah, 2 Agustus 2009

Berdirinya lembaga dan bangunan mungil bernama Baitul Hikmah di zaman raja Harun Al-Rasyid –berkuasa pada tahun 786-803– mengilhami tumbuh-kembangnya lembaga-lembaga serupa di belahan dunia. Satu contoh, para ahli sejarah dunia mencatat Raja Louis XI yang gagah sempat melongok-longok Baitul Hikmah saat menempuh perjalanan perang Salib. Dan sang raja terpesona.

Setelah pulang kampung, ia lantas mendirikan perpustakaan Bibliotheque Nationale di tengah-tengah kota Paris. Bibliotheque Nationale tercatat sebagai perpustakaan pertama di Paris.

Pada zamannya, Baitul Hikmah bukan saja sebagai satu-satunya pusat koleksi karya-karya kuno yang penting dan berkualitas, melainkan juga mendorong para pakar dari berbagai disiplin ilmu untuk menggerakkan tradisi penelitian, penulisan, penerjemahan, serta pendokumentasian. Di sana, para ilmuan bertemu, berdialog, diskusi, dan saling berbagi ilmu dan pengalaman. Baca selebihnya »