Jafar M. Sidik
Aviv.
Peraih lima penghargaan Emmy ini berbagi pengalaman jurnalistiknya dalam otobiografi renyah nan bermakna, “Breaking News; A Stunning and Memorable Account of Reporting from Some of the Most Dangerous Places in the World,” terbitan Thomas Dunne Books, Maret 2008.
Dalam lebih dari tiga dekade meliput perang, revolusi, dan bencana, Martin merintis karir dari seorang kamerawan hingga akhirnya menjadi produser dan wartawan perang kawakan yang dihormati dunia.
Mulanya, dia hanya pemuda yang menerjuni dunia kewartawanan agar bisa melihat dunia. “Saya bukan orang muda yang diutus untuk menyelamatkan dunia, sebaliknya yang saya buru adalah uang dan kesempatan berkeliling dunia,” katanya agak berseloroh.
Wakil Ketua Pengurus Pusat Lembaga Bahtsul Masail (LBM) NU KH Arwani Faisal menyarankan pihak keluarga Syekh Ihsan Jampes mengirimkan surat keberatan kepada pihak penerbit Darul Qutub Al-Ilmiyah, terkait penggantian nama pengarang kitab Sirajut Thalibin. Surat keberatan bisa difasilitasi oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).